Scroll untuk baca artikel
BANNER BOSKU SAHAM
banner 970 x 250
Materi Saham

Right Issue Saham – Pengertian Definisi Menurut Pakar / Ahli

149
×

Right Issue Saham – Pengertian Definisi Menurut Pakar / Ahli

Sebarkan artikel ini
Right Issue Saham

RIGHT ISSUE SAHAM

PENGERTIAN RIHGT ISSUE SAHAM

Right issue saham adalah penawaran hak kepada pemegang saham yang ada untuk membeli saham baru yang diterbitkan oleh perusahaan dalam proporsi tertentu. Proses ini biasanya dilakukan dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar, sehingga memberikan kesempatan kepada pemegang saham lama untuk mempertahankan proporsi kepemilikan mereka di perusahaan.

 

DEFINISI RIHGT ISSUE MENURUT PAKAR/AHLI

Syahril & Nizar, 2000

Rihgt Issue adalah hak yang diberikan kepada pemegang saham yang ada pada sebuah perusahaan yang berhubungan dengan penerbitan saham saham baru, dimana hak tersebut berkaitan dengan para pemilik saham-saham yang telah mendapatkan penawaran untuk menambahkan saham atau mengambil saham baru dengan harga tertentu dan ditawarkan secara merata dengan jumal saham yang dimiliki seorang pemegang saham yang telah ada.

Baridwan & Budiarto, 1999

Rihgt Issue adalah hak bagi pemegang saham lama untuk membeli saham baru yang dikeluarkan emiten, dimana biasanya ditawarkan dengan harga lebih rendah dari harga pasar dan merupakan suatu upaya yang dilakukan emiten untuk menghemat biaya emisi dan untuk menambah jumlah saham yang beredar.

Jadi Rihgt Issue menurut pengertian diatas adalah penerbitan hak oleh emiten bagi pemegang saham lama untuk dapat membeli sahm baru dengan harga tertentu, dengan tujuan untuk mengurangi biaya emisi dan memberikan proporsi kepemilikan saham yang tetap bagi investor.

Ketika tambahan saham baru dijual kepada publik, proposi kepemilikan dari pemegang saham lama dapat mengalami dilusi, karena alsan inilah, ketika perusahaan hendak menawarkan saham atau sekutiras tambahan, banyak perusahaan memberukan kesempatan kepada pemengang saham lama untuk terlebih dahuu memesan saham tersebut. Hak ini di sebut preentive yang di berikan kepada pemegang saham lama denga alasan melindungi proposi kepemilikian pemengang saham lama   terhadap perusahaa.

 

CARA CARA RIGHT ISSUE

Untuk melakukan penerbit right, pihak emiten menempuh dua macam cara yang dapat dilakukan.

Pertama, Dengan menerbitkan saham beru yang di tawarkan kepada publik. Dengan  cara ini biasa emiten menggunakan jasa lembaga penjamin. Kedua, Dengan menawarkan saham baru tersebut kepada pemilik saham lama. Agar pemilik saham lama tertarik dengan saham baru tersebut maka saham baru ditawarkan  dengan harga saham yang lebih rendah dari harga pasar saham tersebut.

Di Indonesia sesuai dengan ketentuan yang berlaku penawaran saham baru oleh emiten dilakukan melalui penawaran terbatas kepada pemilik lama. Susah melakukan right issue maka jumlah saham yang beredar semakin meningka, sedangkan  jumlah dana yang di setor tidak sama dengan nilai saham lama dan ini berakibat turunnya harga saham.

 

KEUNTUNGAN DAN RESIKO INVESTASI HASIL RIGHT ISSUE

KEUNTUNGAN

Dengan membeli saham dari hasil right issue, investor telah melakukan pembelian saham seperti biasa. Dengan demikian hasil yang akan diterima akan sama dengan saham yaitu devidend dan capital gain. Devidend adalah bagian keuntunga yang dibagikan oleh semua emiten kepada para pemegang sahamnya, sedangan capital gain adalah selisih harga beli dan jual saham. Bagi inbestor right issue akan berdampak positif jika naik, sebaliknya akan berdampak negatif jika harga saham turun.

RESIKO

Resiko yang harus di tanggung investor yaitu penurunan harga saham dan deviden. Penurunan harga saham yang dimaksud adalah penurunan yang lebih tajam dari harga teoritisnya. Sedangkan penurunan deviden terjadi jika penambahan jumlah saham yang beredar tidak diikuti perbaikan kinerja perusahaan setelah right issue.

Perusahaan melakukan right issue untuk berbagai alasan, seperti mendapatkan tambahan modal, membayar utang, membiayai ekspansi, atau meningkatkan struktur modal. Right issue berbeda dengan penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) karena ditujukan khusus kepada pemegang saham yang sudah ada, bukan kepada publik secara umum.

 

TUJUAN PERUSAHAAN MELAKUKAN RIGHT ISSUE

1. Menggalang Dana untuk Ekspansi
Perusahaan membutuhkan dana tambahan untuk memperluas bisnis, mengembangkan produk baru, atau memperluas pasar.

2. Mengurangi Beban Utang
Dana dari right issue dapat digunakan untuk melunasi utang, sehingga memperbaiki rasio utang terhadap ekuitas (debt to equity ratio).

3. Memperbaiki Struktur Modal
Right issue membantu meningkatkan modal perusahaan, yang dapat memperkuat posisi keuangan dan meningkatkan kepercayaan investor.

4. Menghindari Akuisisi yang Tidak Diinginkan
Dengan memberikan kesempatan kepada pemegang saham lama untuk membeli saham baru, perusahaan dapat mencegah pihak luar mengambil alih kepemilikan perusahaan.

 

PROSES RIGHT ISSUE SAHAM

1. Pengumuman Resmi
Perusahaan mengumumkan rencana right issue melalui keterbukaan informasi di bursa efek dan media massa.

2. Penentuan Rasio dan Harga
Perusahaan menentukan rasio right issue (misalnya 1:2, artinya 1 saham lama berhak atas 2 saham baru) dan harga penawaran.

3. Distribusi Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD)
Pemegang saham yang tercatat akan menerima HMETD yang dapat diperdagangkan di bursa efek selama periode tertentu.

4. Pelaksanaan Pembelian Saham Baru
Pemegang HMETD dapat menggunakan haknya untuk membeli saham baru sesuai rasio dan harga yang telah ditentukan.

5. Penutupan dan Pencatatan Saham Baru
Setelah periode right issue berakhir, saham baru akan dicatatkan di bursa efek dan dapat diperdagangkan.

 

PENGARUH RIGHT ISSUE SAHAM PADA INVESTOR

DAMPAK POSITIF

1. Kesempatan Membeli Saham dengan Harga Diskon
Investor dapat membeli saham baru dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar, berpotensi mendapatkan keuntungan saat harga saham naik.

2. Mempertahankan Persentase Kepemilikan
Dengan menggunakan HMETD, investor dapat mempertahankan persentase kepemilikannya di perusahaan.

3. Peningkatan Nilai Perusahaan
Jika dana hasil right issue digunakan untuk ekspansi atau pengembangan bisnis yang menguntungkan, nilai perusahaan dan harga saham bisa meningkat.

DAMPAK NEGATIF

1. Dilusi Kepemilikan
Jika investor tidak menggunakan haknya, persentase kepemilikannya akan terdilusi, artinya kepemilikan sahamnya di perusahaan akan berkurang.

2. Risiko Penurunan Harga Saham
Harga saham di pasar bisa turun karena meningkatnya jumlah saham yang beredar.

3. Ketidakpastian Pemanfaatan Dana
Jika perusahaan tidak menggunakan dana right issue dengan bijak, hal ini dapat berdampak negatif terhadap kinerja perusahaan dan harga saham.

 

STRATEGI INVESTOR DALAM MENYIKAPI RIGHT ISSUE

Evaluasi Tujuan Right Issue

Investor perlu memahami alasan perusahaan melakukan right issue. Jika dana digunakan untuk tujuan yang produktif seperti ekspansi bisnis, ini dapat menjadi peluang investasi yang baik.

1. Pertimbangkan Kemampuan Finansial
Investor harus menilai apakah mereka memiliki dana yang cukup untuk menggunakan HMETD. Jika tidak, mereka dapat menjual HMETD sebelum masa berlaku habis untuk mendapatkan keuntungan.

2. Analisis Fundamental Perusahaan
Pastikan perusahaan memiliki kinerja yang baik dan prospek yang cerah. Right issue dari perusahaan dengan fundamental kuat cenderung memberikan hasil positif bagi investor.

3. Pantau Pergerakan Harga Saham.
Harga saham dapat berfluktuasi selama periode right issue. Investor perlu memantau pergerakan harga untuk mengambil keputusan yang tepat.

 

ILUSTRASINYA

EMITEN RMKO AKAN MELALUKAN RIGHT ISSUE

Rasio 175 : 64
Faktor 1.36571
Harga 350
Cum Date 15 Juni 2026
Ex Date 17 Juni 2026
Tanggal Pencatatan 18 Juni 2026
Trading Start 22 Juni 2026
Trading End 26 Juni 2026

Keterangan :

Rasio right issue, adalah perbandingan berapa banyak saham lama untuk mendapatkan saham baru, Contoh RMKO rasionya 175 : 64 artinya setiap pemegang saham lama sebanyak 175 lembar maka wajib tebus  saham baru sebanyak  64 lembar.

Faktor right issue, adalah angka rasio yang di pakai untuk menghitung berapa banyak saham baru yang bisa kamu beli lewat HMETD, dan juga dipakai buat penyesuaian harga saham di ex date. Contohnya Rasio 175 : 64 untu RMKO artinya sertiap 175 saham lama, kamu berhak dapat 64 saham baru right issue/HMETD. Sedangkan Faktornya = 64/175 = 0,366 disini kita bisa hitung butuh berapa banyak saham lama untuk mendapatkan 1 HMETD dan berapa HMETD yang kamu punya kalau pegang 1000 lot.

Faktor right issue menentukan dua hal, Pertama, Jumal HMETD yang kamu terima. Kedua, Besarnya dilusi dan koreksi harga pas ex-date, semakin besar faktornya, semakin besar potensi dilusinya.

Cum date right issue, adalah tanggal batas terakhir kamu harus tercatat sebagai pemegang saham agar berhak ikut dan mendapatkan HMRTD dari right issue

Ex date right issue, adalah tanggal pertama saham di perdagangkan tanpa hak atas right issue.

Tanggal pencatatan right issue, adalah tanggal perusahaan mencatat siapa saja pemegang saham yang namanya masuk daftar pemegang saham / DPS dan berhak menerima HMETD atau rihgt issue.

Trading start right issue, adalah tanggal pertama kali HMETD bisa diperjual belikan di pasar modal.

Trading end right issue, adalah hari terakhir HMETD bisa diperjual belikan di bersa.

 

PERBEDAAN IPO, DEVIDEN & RIGHT ISSUE

IPO kita tidak di wajibkan untuk membeli saham IPO tidak membeli bearti kita tidak memegang saham yang baru di IPO (IPO tidak Wajib Beli)

DEVIDEN kita juga tidak memiliki kewajiban harus membeli saham yang akan membagikan deviden, dengan kita tidak membeli saham yang akan menbagikan deviden maka kita tidak akan mendapatkan devidennya dari saham tersebut. (DEVIDEN tidak wajib beli)

RIGHT ISSUE kita diwajibkan untuk menebusnya saham right issue dengan rasio yang sudah titentukan, jika kita tidak menebusnya maka saham lama kita akan terjadi dilusi (berkurang). (RIGHT ISSUE wajib Beli/tebus) 

 

Kesimpulan

Right issue saham adalah strategi penting bagi perusahaan untuk menggalang dana tambahan dengan memberikan hak kepada pemegang saham yang ada untuk membeli saham baru. Bagi investor, right issue dapat menjadi peluang untuk membeli saham dengan harga diskon dan mempertahankan kepemilikan, tetapi juga memiliki risiko seperti dilusi kepemilikan dan ketidakpastian penggunaan dana.

Investor yang cerdas akan selalu mengevaluasi tujuan right issue, menganalisis kondisi keuangan perusahaan, dan merencanakan strategi yang tepat untuk memaksimalkan keuntungan dari proses ini. Dengan pemahaman yang baik, right issue dapat menjadi peluang investasi yang menguntungkan dalam portofolio saham.

 

Sumber :

BRI Danareksa Sekuritas

https://www.brights.id/id/blog/right-issue-saham/

 

ikuti kami di

kelas saham

https://www.boskusaham.com/

chat wa : wa.me/6281296788885

wa chat : 0812 9678 8885

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *